Penyegaran dengan Fedora 25

screenshot-from-2017-01-09-00-39-43
Gambar latar @ Fedora 25

Rencana untuk melakukan penyegaran laptop akhirnya terwujud. 5 hari yang lalu saya memasang sistem operasi “Fedora 25” di laptop menggantikan Ubuntu 14.04. Penyegaran ini terasa berbeda karena Fedora menggunakan basis Red Hat–Ubuntu berbasis Debian. Misalnya daftar perintah untuk instalasi melalui terminal, di Ubuntu menggunakan apt-get install xxxx, maka di Fedora menggunakan dnf install xxxx.

Petualangan bermula saat perangkat nirkabel BCM43142 di laptop tidak terdeteksi otomatis (bagaimana memasangnya piranti lunak BCM43142? Baca di sini). Saya membutuhkan koneksi kabel  untuk pemasangan piranti lunak nirkabelnya.

Fedora 25 menggunakan desktop environment (de) GNOME Shell 3.22 yang sampai sekarang saya rasa nyaman, ringan. De ini bukan hal yang baru karena pernah saya coba pasang di Ubuntu terdahulu (di Ubuntu saya menggunakan Classic-GNOME menggantikan GNOME-Unity bawaan, saya juga mencicipi  Cinnamon, MATE, XFCE, KDE, LXDE).

Apa saja yang paket aplikasi yang menyertai di Fedora 25? Aplikasi perkantoran menggunakan LibreOffice 5.2. Akses dan kelola berkas menggunakan Files, Pemutar musik Rhythmbox dan video Videos–saya menambahkan VLC. Peramban menggunakan Firefox–saya tambahkan Chromium. Pengelola Surel menggunakan Evolution–saya pasang juga Thunderbird. Untuk aplikasi File Tansfer Protocol (FTP) saya pasang FileZilla. Menyalin data dari dan ke cakram padat, saya memasang Brasero.

Fedora 25 terasa segar.

Tiga Langkah Setelah Instalasi Ubuntu

Jadi beberapa hari ini melakukan perbaikan alat kerja teman-teman di Selatan yakni instalasi ulang  komputer mereka yang terpasang sistem operasi Ubuntu. Dalam melakukan instalasi Ubuntu (OS Sumber terbuka lainnya) ada empat pembagian partisi yang sering saya gunakan.

  • swap (primary) 2x RAM
  • /boot (primary) 500MB, ext4
  • / root ini logical minimal 4GB, ext4
  • dan sisanya bisa dijadikan partisi penyimpanan tetap dengan ekstensi EXT4 maupun NTFS

Setelah instalasi rampung dianjurkan untuk melakukan update melalui terminal dengan mengetikkan:

sudo apt-get update

sudo apt-get upgrade (opsional).

Kalau koneksi terbatas yang diupdate cuma firefox dan thunderbird saja melalui software updater.

Setelah itu dilanjut dengan menginstall aplikasi pendukung utama lainnya yang tidak termasuk dalam paketan Ubuntu.

Audio-video player
Pemutar audio ubuntu menyertakan rhythmbox dan pemutar video menyertakan Videos
Kalau saya rasanya perlu memasang vlc (soal selera saja sebenarnya). untuk instalasi VLC cukup mengetikkan:

sudo apt-get install vlc

Ekstensi media pendukung

ketikkan:

sudo apt-get install ubuntu-restricted-extras

Opsional – Pengolah gambar berbasis pixel

sudo apt-get install gimp

Opsional – Pengolah gambar berbasis vektor

sudo apt-get install inkscape

Opsional – Untuk  remote melalui jalur ssh

sudo apt-get install openssh-server openssh-client

Jadi sebenarnya ntuk teman-teman yang alat kerjanya untuk penggunaan perkantoran standar, hanya ada tiga langkah setelah instalasi. update, vlc, dan ubuntu-restricted-extras.

Sekian. Segitu dulu mula menulisnya. :D

Website Sekarang Ini

Website mengalamai perkembangan yang pesat. Dari website bersifat statis yang hanya menampilan informasi,  hingga website yang membuka ruang untuk berinteraksi.

Para pengguna website disajikan berbagai macam pilihan yang menarik. Tidak hanya website informasi yang menampilkan teks dan gambar saja. Sekarang beragam format bisa disertakan dalam web. Video, audio, video dengan audio.

Tidak hanya itu, sejumlah data yang diduetkan dengan grafis jadi infografis. Ini yang menarik, data yang terkadang masih mentah dan membingungkan bisa menjadiu” mudah untuk dibaca-dipahami.

Pada praktiknya dalam membangun website. Kembali ke niatan awal, tujuan awal untuk membuat website. Sebagai media informasi, promosi, dokumentasi, selebrasi, atau semuanya.

Sehingga kita bisa menyiapkan beberapa elemen yang akan digunakan. Untuk memperkuat daya jangkau dan daya sebar pengunjung website. Tidak semua elemen harus disimpan di server yang kita gunakan. Bisa juga hanyadengan menyematkan kode dari layanan yang pihak lain yang kita gunakan.
Tidak menjadi jaminan, bahwa website yang wah secara tampilan menjadi web yang paling banyak pengunjungnya. Harus diakui akses internet di negara ini masih “mahal” bagi saya. Sehingga terkadang web yang berat suka dikeluhkan.
Keputusan untuk mendesain website yang sederhana bisa juga menyenangkan. Dengan pengolahan informasi yang menarik dan to-the-point.

Jadi, website bagaimanakah yang menjadi kegemaran anda?

Yk-08/01/2016

Anakwayang

Web Admin: Sebagai Catatan (1)

Web Admin: Sebagai Catatan (1)

Sebagai garda terakhir dalam penjagaan web. Seorang web admin memastikan bahwa web yang dikelolanya dalam kondisi siap. Siap diakses, siap digunakan, siap dimanfaatkan. Nah beberapa tugas web admin adalah:

  1. memasang dan mengatur piranti yang digunakan oleh web
  2. memastikan data tersimpan dengan utuh
  3. mengatur sirkulasi user untuk pemanfaatan
  4. dan yang terakhir memastikan bahwa web dalam kondisi yang terjaga keamanannya.

Beberapa alat bantu adalah: sistem monitoring web, jadwal penyimpanan cadangan yang otonom, juga melakuan pembaruan terhadap piranti tambahan (widget/plugin) jika menggunakan dari pihak lain.

Memasang Paket Nirkabel Broadcom BCM43142 di Ubuntu 14.04 64-bit

Ada dua persoalan pada kontrol jaringan nirkabel Broadcoam BCM43142 di Ubuntu 14.04 (Trusty Tahr) 64-bit.

Soal pertama adalah ketika selesai memasang Ubuntu 14.04 di Lenovo B490, ternyata kontrol jaringan nirkabel tidak langsung otomatis bekerja. Yang bekerja adalah jaringan dengan kabel untuk koneksi ke internet.

Cara mengatasi soal pertama adalah dengan memperbarui daftar paket pada Trusty (yang memang seharusnya tahapan pembaruan ini dilakukan setelah melakukan pemasangan baru), begini :

sudo apt-get update

Proses pembaruan selesai, maka aktifkan driver melalui :

Dash > Additional Drivers > tab Additional Drivers > Using bla bla bla > Apply Changes (Gambar 1)

Gambar 1. Using bla bla bla.
Gambar 1. Using bla bla bla.

Kini persoalan pertama teratasi. Bung atau Nona bisa menikmati fungsi jaringan nirkabel.

Namun persoalan kedua muncul ketika saya memperbarui kernel Trusty dari 3.13.x menjadi 3.16.x. Fungsi nirkabel tak berjalan. Persoalan yang sama namun mengatasinya berbeda. Cara mengatasinya adalah memasang paket tambahan. Karena paket BCM43142 “bcmwl-kernel-source” pada kernel 3.13.x tidak bisa digunakan di 3.16.x.

Silahkan unduh paketnya di sini. (asumsi: paket hasil unduhan mengarah pada direktori /home/username/Downloads) > lalu pasang dengan perintah di terminal [ctrl]+t

$ cd ~/Downloads

$ sudo dpkg -i bcml[tab]

Sembari menunggu yang sebentar karena koneksi prima, bisa nyruput apalah kopi misalnya. Tadaaaaaa fungsi nirkabel bisa dinikmati kembali.

# exit

Kenapa (masih) Ubuntu

Sejak kenal dengan teknologi komputer. Rasanya saat jaman angkatan saya (atau mungkin sekarang juga) sistem operasi (SO) pada pandangan pertama adalah “Windows”. Siapa yang tak kenal dengan itu nama SO. Hampir setiap komputer personel di Indonesia (atau mungkin sebagian besar dunia?) sistem operasi tersebut menjadi alat bantu dalam berkegiatan.

Ada dorongan begitu halus lagi mencerahkan sehingga saya putuskan untuk berpaling dari si “jendela” lantas menggunakan Linux sebagai sistem operasi dan Ubuntu sebagai distronya. Alasan berpaling adalah daripada rumit tapi simpel (apapula ini?). Jenuh mungkin akan masalah “itu-itu saja” (jika kamu tahu apa yang saya maksud :p) yang kerap menghampiri “windows”.

Dulu memang berkembang stigma “kengerian” ketika orang mendengar Linux? Sulit menggunakannya? Tampilan tidak menyenangkan? dan sekarang lihat! kebunku penuh dengan bunga haha. Linux (khususnya) Ubuntu menepis semua kengerian itu.

Dari segi tampilan antarmuka sudah tentu sesuai fungsinya lagi mudah. Disokong jalan lebar yang berisi beragam pendukungya, berbagai forum tanya jawab (dari optimalisasi fungsi hingga kecantikan tampilan) dan tentunya dukungan dari para pengembang di seluruh dunia.

Kenapa (masih) Ubuntu? karena bagi saya Ubuntu sudah lebih dari cukup akan kebutuhan perangkat lunak sistem operasi yang membantu saya mengisi hari-hari.

Jurugsari, Feb 4.