Periksa Mata terus Telinga

Belakangan ini terasa mata mulai menunjukkan ketidakberesan, diputuskan untuk mendatangi klinik mata. Namun periksa mata tidak jadi karena pendaftaran di tutup jam 19.00 sedangkan saya dari rumah jam segitu juga.

Periksa mata sebenarnya ditunda, saatnya periksa kejelian mata dan telinga. Periksa di sini bukan ke klinik mata atau Telinga Hidung Tenggorokan (THT) melainkan mampir ke pasar Senthir. pasar barang bekas di selatan Beringharjo yang beroperasi dari petang hingga malam. Di sana saya mencari kaset bekas.

Tujuan langsung menuju lapak pak Untung. Lihat sana-sini jejeran kaset yang tertata rapi. Ada beberapa kaset yang mencuri pandangan, lalu melewati tahapan seleksi, saya cukup membawa pulang dua kaset. Dian Piesesha dan Lynyrd Skynyrd. Setelah diputar secukupnya di tape kompo milik pak untung, dan telinga saya berkata iya. Kemudian saya beranjak untuk keliling melihat lapak lainnya.

Dengan pencahayaan yang sekadarnya kejelian mata diuji disini. pret. Dapatlah dua kaset di dua lapak berbeda. Dream Theater dan Orkes Melayu Pengantar Minum Racun (OM PMR). Untuk kaset OM PMR berarti ini kaset kedua yang saya punya dengan album yang sama. Nah hari minggu kemarin kaset tesebut gagal putar, karena jepitan roll pita yang patah.

Berkeliing mengjui mata selesai, saya kembali ke rumah. Dian Piesesha dan Dream Theater telah mengantar saya ke peraduan lelah. Pagi ini giliran Lynyrd Skynyrd dan OM PMR menemani sesi kopi pagi sembari mengetik tulisan ini. :D

Gedongan,
anakwayang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s