Lenyap

Lenyap sudah senja nyata di pelupuk mata. Terasingkan bising yang tak henti-hentinya memaksa telinga. Lalu masih saja terbuai, terus bersandar pada lengan yang mulai lelah, membiarkan dikendalikan kuasa yang terengah nafasnya. Sampai kapan juga penguasa yang begini akan menuai celaka. Ditelan gelap, dikunyah kelam. Dibiarkan terkapar menjemput gelombang.

Selamat datang di senja yang pura-pura jingga. Karena penguasa membuatnya hanya tampak belaka.

kamarhitam, 20sep13

*zn
Anakwayang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s