Halaman

Runyam. Di halaman sebuah rumah tumbuh bangku-bangku panjang. Tumbuh-tumbuhan tinggu berdaun jarang. Tumbuh juga bebatuan besar yang datang dari gunung di sebelah timur. Rumah dengan halaman yang runyam. Jauh berbeda dengan halaman biasanya. Karena ini bukan rumah orang biasa. Ini rumah orang berbisa.

Kala malam, saat langit jernih, bulan tampak telanjang betul. Penghuninya sering duduk-duduk di halaman menghabiskan bergelas-gelas obrolan. Menyantap berbagai macam hidangan perbincangan. Jangan tanya soal malam. Karena pada penghuni adalah makhluk malam.

Semenjak malam-malam yang pekat sering menyapa. Halaman mulai ramai dihuni oleh para serdadu. Yang sengaja dikirim oleh para pengatur skenario untuk menjalankan cerita serang. Dengan diam serdadu mulai membentuk bangku kayu menjadi panjang ditambahkan meja-meja. Membuat batu-batu besar menjadi karya yang hidup. Membuat hiasan pada pohon-pohon menjadi lebih bisa membuat teduh. Sekarang halaman menjadi lebih biasa. Ketika sudah biasa. Para serdadu lenyap bersama angi

Halaman yang menyenangkan tercipta. Bukan lagi hanya ramai saat ramai. Tapi ramai juga di saat penat.

ngeban, 19agu13

*zn
anakwayang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s