Sembuh

Lagi, tampak wajah anak-anak di ujung jalan. Berkubangan debu dan tawa. Berlindung pada mentari yang terik menyinar. Bersandar pada tiang-tiang karat kehidupan. Tempat yang aneh dengan anak-anak yang malang. Termalangkan karena sistem yang memeliharanya.

Lagi, pemuda desa bergerombol.meninggalkan ladang. Yang tua berkeringat dengan darah. Mengharap penerus yang bisa mengolah tanah. Menggarap kelangsungan piramida makanan. Penggarap senja menangis di ujung petang. Berdoa dengan khusuk di atas pematang. Agar penerusnya tak berganti ladang.

Lagi, umurnya sudah makin landai. Masih saja bersandiwara dengan masa kanaknya. Berharap ada yang menyuapi dengan merajuk dahulu. Tanpa mau cari akal biar tangannya sendiri yang beraksi. Padahal semut pun tahu. Resiko terinjak dan terabaikan akan dihadapi semut, namun ia terus  keluar sarang mencari jalan.

Dirgahayu yang ke 68 Indonesia. Semoga (lekas) sembuh.

Indonesia, 17agu13

*zn
anakwayang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s