Bagaimana Kabar

Kalau memang itu janjimu, tak ada kata terlambat, kami tetap menunggu.

Aku kembali menontonnya. Film Janji Joni, perjuangan pengantar gulungan film dari satu bioskop ke bioskop lainnya.

Dari film itu aku teringat dengan seorang kawan karib semasa SMA. Ketika aku pulang libur lebaran kemarin kami, aku dan seorang kawan lagi berusaha mencari keberadaanya. Dari semua nomor yang kami punya tak ada satupun yang dapat dihubungi.

Keinginan untuk mendapatkan kabarnya begitu besar. Aku kembali membuka obrolan lama di laman akun jejaring. Dan akun miliknya sudah tak aktif lagi. Maklum dari obrolan terakhir sepertinya ia sedang berkubang dengan pertanyaan-pertanyaan yang agaknya rumit-setidaknya jika itu terjadi padaku.

Memang bisa juga, dengan kehadiran kami, belum tentu bisa membantu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang tertuju padanya. Namun setidaknya kami berusaha untuk membuat suasana berbagi agar ia tidak merasa sendiri. Karena kami mau bersamanya mencari jawaban itu.

Kawan yang hebat! Begitulah aku mengenalnya. Kalau tidak hebat mungkin ia sudah terjerumus pada gelas-gelas kaca yang mudah retak hanya karena terkena bibir yang kering.

Bagaimana kabar bukan lagi sebuah pertanyaan. Semoga keadaanmu asik-asik selalu. Dan selalu dalam lindungan Yang Maha Asik. Kami merindukanmu. Sungguh.

Kamarhitam, 15agu13

*zn
anakwayang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s