Penari

Melihatnya menari-nari
Alangkah menyenangkan hati
Gemulai gerak lirikan kanan kiri
Mengalirkan udara waktupun berhenti

Penari ya penari
Tapi

Penari hidup dari peluh
Menghiasi iringan hari dengan gerak tubuh
Jiwanya lembut hatinya utuh
Melihat anak-anak air matanya jatuh

Penari tua yang sendiri
Di atas panggung hanya sendiri
Kawan-kawannya sudah dulu pergi
Menuju senja yang penuh pelangi

Penari ya penari
Gerakmu seperti mentari
Tatapanmu, rembulan berseri
Siapa cahaya berikutnya yang akan berkilau, meneruskan gerakmu nanti?

Penari ya penari
Menghibur hati
Menangisi diri sendiri

Kamarhitam, 8Jul13

*zn
Anakwayang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s