Masih Berbayang

*Entah mengapa masih sering bayang-bayang berkelebat di kamar ini lantas dengan kejap melebur ke dalam redup cahaya ruang*

aku yang duduk dengan kerinduan yang meradang,
mencuri pandang pada fotomu yang terpampang,
mengajakku pada kisah lalu,
memandang liar pada langit senja,
pantai utara.

Kamu berdiri di dekat bibir pantai,
membiarkan air laut membasahi kakimu yang berpasir.

Aku melihatmu, mendoakanmu,
pada petang yang akan berlalu,
menjadi gelap yang sendu.
Semoga dirimu sehat selalu.

Dan lampu-lampu jalan
mengiring kisah kita,
meninggalkan
jauh
sekali,
Begitu jauh
Dari kemarin
yang lalu
debur asmara.

kamarhitam, 30Juni13

*zn
Anakwayang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s