Angin-angin Mengabarkan

Angin-angin mengabarkan
Sejuta barisan akan datang
Siap-siap, menghujam pedang!
Suara amarah terdengar lantang

Angin-angin mengabarkan
Ada tangis di ujung makam
Ketika hujan datang di hari malam
Sssssttt! kamu diam!
atau mau segera terpejam?

Angin-angin mengabarkan
Seorang mati di tengah ladang
Dengan caping dan cangkul di sampingnya
Ada tanah yang direbutkan
Penggarap hilang nyawa dan harapan

Angin-angin mengabarkan
televisi dipenuhi badut-badut
Mereka senyum biar tampak patut
Ternyata cuma kata berupa kentut

Angin-angin mengabarkan
Mau kenyang harus berdesakan
Kalah badan bisa celaka
Perut lapar menahan duka

Angin-angin mengabarkan
Ada angin yang tersesat di hutan
Terbang-terbang melayang-layang
Berdansa ria, lupa jalan pulang

kaliurang, 23Jun13

*zn
Anakwayang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s