Bayang Dingin

Udara dingin menyapa tubuh
Tidak perlu waktu lama,
dingin-dingin mulai merasuk ke dalam raga,
juga meremajakan masa jeda.
Lalu cerita tentang ramai kota-kota
tertinggal di beranda kamar,
mengais jejaknya yang melaju,
bertumpuk menjadi cerita lalu,
di ketinggian beberapa meter ini,
Ada kamu di derunya pikirku!

***

tak ada binar sinar
tak hadir diri dari luar
suara serangga
daun yang basah
kumandang azan
keluh nafas
dingin yang mengiring
Dilepas bebas serupa asap
Luap meluap lompat-lompat
Kenapa masih suka bersembunyi?
Jika bayangmu bisa dihadirkan dengan cepat,
hadir begitu dini?

***

Setiap dingin yang begini
Hujan senang berkunjung
Merupa pakaian berselendang
Setiap dingin yang begini
Hujan senang tertawa riang
Dalam angan wajahmu terbayang

Kaliurang, 22Jun13.

*zn
Anakwayang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s