DRGHY AFFH

Masihkah hingar bingar, tepuk tangan, dan gelak tawa perlu diselenggarakan untuk harimu? Jika setiap hari, hari kini, kemarin dan yang akan tiba, adalah juga harimu–hari milikmu? Jika setiap perayaan bisa diselenggarakan di manapun dan kapanpun itu; di pinggir laut, di puncak gunung, di rumah belajar, bahkan di ruang tengah? Di mana kau akan bersegera merindukan pelukan sang sepi dan rangkulan senyap alam raya? Merayakan ketiadaan dengan sesederhana biasa? Menarik dalam-dalam sigaretmu, meminum kopi dan mulai bercerita tentang dirimu, dirinya dan diri siapa saja. Tentang langit, air bahkan bebatuan dengan bergelora dan canda tawa. Mengutarakan kegelisahan-kegelisahan yang kau rasakan, pencarian-pencarian yang menari-nari diiringi lantunan musik kegemaran.

Dengan pengharapan yang terpanjat, semoga Allah mengabulkan. Untuk kesehatan dan kebahagiaanmu. Amin.

Dirgahayu mas Achmad Fikri Fakih Haq.

Dirgahayu!
Dirgahayu!

Tetap mencintai dengan sederhana.

Berbahagialah, semesta bersama para pencinta! :)

kamarhitam, 17JUN13.

*zn

anakwayang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s