Hujan Di Lantai Tiga

aku duduk bersandar pada bayangan,

di lantai tiga

pada siang yang makin malas,

awan-awannya bergandengan memeluk terik,

terdekap terangnya, sesak dadanya, keluar air mata.

 

aku masih bersandar pada bayangan,

di lantai tiga,

kamu yang melayang-layang,

datang bak air lata yang berbaris rapat

deras dan berlipat

 

aku tetap bersandar pada bayangan

di lantai tiga

suara azan mengoyak senyap

hujan menyelinap pada raut wajah tukang rindu

rinaimu semena menyiram ragu

kau ternyata tak hanya di sana

di lantai beribu jumlahnya

kau juga ada di sini

di lantai tiga ini

dalam hujan

dalamnya hati.

 

lantai tiga, 11 JUN13.

 

*zn

anakwayang

 

 

2 thoughts on “Hujan Di Lantai Tiga

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s