Laju Cerita

Obrolan berjeda jenak saat kereta melaju menerobos gelap. Suara roda yg melintas di atas rel, dan raung mesin menjadi sajian utama. Terdengar lebih jelas karena kami berada di gerbong satu. Suara pedagang menjajakkan makanan, minuman dan aneka jajanan serta obrolan penumpang selalu menemani gerbong kelas ekonomi yang sudah tidak ekonomi(s) lagi ini, setidaknya beberapa dari kami merasa begitu.

Gerbong sudah dingin, tak diketemukan lagi penumpang yang
berkipas-kipas gerah. Karena kini gerbong sudah ber-AC. Kelas ekonomi yang ekonomis sudah dihapus. Berganti dengan kelas ekonomi (AC) yang dingin.

Dengan bekal makanan yang sudah dikunyah lalu masuk perut, cerita mulai melaju berdampingan dengan kereta yang menderu diiringi daftar musik kegemaran. Hingga tinggal beberapa waktu lagi mencapai stasiun yang dituju.

Dengan buku cerita, obrolan kisah petualangan, dengan apa saja mencoba untuk berdaya.

Menjadikan waktu seperti senjata ampuh untuk terus bercerita dan mendendangkan lagu pulang
dan kerinduan.

K3-1 progo, 6jun13.

*zn
anakwayang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s