Kumpulan Kata-kata Kota

I
Dini Hari

Dini hari berbayang-bayang
Punggung bengkok dengan angan-angan
Lain hari lain waktu
Dalam remang mereka membatu
Hari terang dalam bising
Waktu gelap dalam desing
Sejenak hilang ribut-ribut merebut
Hanya harap mengunduh rejeki dalam kabut

II
Lepas Gelap

Burung-burung digantikan mesin-mesin
Menyambut pagi
Burung-burung terbang dalam sangkar
Cit.. Cit.. Huwit.. Huwit..
Jangan bertengkar
Laju melaju
Rapat mendesak
Antrian demi antrian
Keluhkeluh mulai terdengar
Seratus dua ratus menunggu waktu
Ada lelah dan sumringah
Tak bisa berkata-kata
Kota-kota kita tinggal cerita
Manusia tak lagi bernyawa
Bersapa mereka dengan bunyi memekak telinga
Sampai terhenti pejam mata
Sudah terima saja derita
Tak lama lagi kuasa menjadi nestapa

III
Di Jalan-jalan
Seiring lantun hari
Meningginya tensi diri
Panas membakar
Tawa tersangkar
Manusia-manusia lari ke sana ke sini
Kepalanya berisi buih dan nasi
Prak
Tertabrak
Woi
Berteriak
Adakah merah sudah tak berarti
Melaju kencang tak peduli
Hanya maaf timbul ke bumi
Tanpa harap memperbaiki diri

IV
Angkutan Massal

Tak mengapa punya kendar sendiri
Tak juga hina berjalan kaki
Naik turun angkutan
Mengejar semua waktu
Mengejar lampau pada hari
Demi sebuah gengsi
Banyak yang mati menabrakkan diri
tek tek tek
Suara akan berhenti
“tak bisakah kau lebih sigap”
kata pengendara gila
“saya bawa barang juga, bagaimana mendarat jika mobil terus melaju, lu gila”
Itu dia si otak mati
Maunya menang sendiri

progo, deru mesin kereta, 30APR13.

*zn
Anakwayang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s