Lelaki, Malam Dan Serigala

Remah-remah cahaya menyorot tatap mata yang mulai hampir merapat. Dalam naungan malam yang lelah. Lelaki setengah serigala meniupkan terompet pertempuran. Lama sudah ia bergeliat dengan aroma kehampaan. Menarik batas antara dunia nyata dan tak kasat mata. Melihat kepura-puraan sebagai musuh yang tak pernah menyerah, melupakan lelah, meniadakan kawan.

Setelah malam pekat lagi hingar. Datang terang yang bingar. Lekas ia sembunyikan sosok serigala yang menyertainya. Disimpannya dalam lemari kayu berbahan darah dan amarah. Di sana, di lemari itu. Serigala duduk termenung usai bertugas. Menanti dengan buas perintah selanjutnya. Serigala yang patuh dengan perintah-perintah sang empu. Tak pernah ia berbulau ayam, apalagi berbulu domba.

Di tanah kelahirannya sang lelaki serigala. Terasing. Disingkirakan dari kehidupan. Melelahkan. Ia bergumam pada bangkai korban. Tak lebih karena kepercayaannya tentang langit yang akan terus menghitam. Ketika bumi lagi-dan terus dibungkam.

Dalam naungan mentari, lelaki itu menggunakan zirahnya. Bertameng dengan keraguan, bersenjatakan kegetiran. Menanti malam cepat datang. Dan ia siap.untuk berperang. Bersama serigalanya ia taklukan semua bahaya dan rintangan. Bersama serigalanya ia menjawab semua pertanyaan malam, tentang binatang-binatang berjubah manusia. Dengan diskusi dengan sejumlah percakapan. Semua dengan segera yang perlahan.

Ia lanjutkan dengan tangan mengepal, menghardik semua yang hal perihal bebal bagi dirinya. Dan korbannya yang setia menamainya dengan sebutan lelaki sentimental. Berperilaku bagai serigala.

Rumahkawan, gemericik senyap, 29APR13.

*zn
Anakwayang

2 thoughts on “Lelaki, Malam Dan Serigala

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s