Kumpulan Lalu Kumpulan Kemudian

Jagoan

Bak seorang jagoan
Pedang bersimbah dendam duka
Darah-darah muncrat dari kepala
Disambut sorak gembira luka
Teriakan hampa rasa

—-

Peluh

Peluh tumpah di jalan
Tumpahannya membuat genangan
Deras mengalir menyeret jejak
Seorang kawan membeku
Peluhnya mengucur ditembus sikut serdadu

—-

Sarapan

berbagi sarapan di pagi hari sepotong roti atau sepiring nasi
kawan muntah di ruang mandi
yang dibutuhkan hanya segelas kopi
setelah itu
tak terdengar lagi ia bernyanyi

—-

Kaus

Melawan dengan tanda baca
Melawan dengan tanda tanya
Kausmu semangat membara
Hatimu terbakar dipicu angkara
Dengan kepal
Dengan kaus kusam
Kamu menembus awan

—-

Dinding

Seorang muda berdiri tegak
Dengan senyum amarah
Menghadap dinding yang sudah tua
Dituliskannya,
“Kamu! akan rubuh segera, sekarang!”
Tak lama
seorang muda masuk berita
Di kepalanya bersarang peluru dua

Kamarhitam, ditemani bule dan bee gees, 18APR13.

*zn
Anakwayang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s