Capung Capung Capung

Terbang mengitari genangan besar
Dengan sayap resah ganda berkeliling
Hinggap di batu, terantuk, terbang lagi
Hinggap di kayu, tertusuk, memutar lagi
Hinggap di daun, tergelincir, melayang lagi
Hinggap di bunga, terkesima, meninggi lagi
Terbang dan terus melayang
Dengan jantung berdebar

Menggerak paksa sayap yang letih
Menajamkan ambisi-ambisi sisa

Perasanya mulai mati
Matanya besar tapi buta
Sayapnya berpasang tapi berduka
Kakinya banyak tapi enggan melangkah
Inginnya berkobar tapi menolak getaran getar

Capung terbang tinggi sekali
Sampai lupa cara menapak bumi
Menelikung langit dengan canda duka
Membohongi awan dengan tawa dusta

Capung yang renta dan lelah
Tercebur hilang daya
Mengambang di ujung tanya
Terseret jawab penuh prasangka
Capung mengunggah derita nestapa
Hanyut hingga terpisah tubuhnya
Berpencar oleh lapar
Hancur lebur karena dahaga

Kamarhitam, mendengarkan David Gilmour album On a Island, 19MAR13.

*zn
Anakwayang

2 thoughts on “Capung Capung Capung

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s