Di Penghujung Minggu

Sore kemarin kami masih di perjalanan menuju tempat kawan. Malam harinya baru kami bisa merasakan suhu ruangan. Yang dirasa-rasa dengan sekiranya tak berbeda jauh dengan di luar ruangan. Suhu yang dingin, karena daerah tempat tinggal kawan kami itu memang terletak di daerah dataran tinggi. Masih banyak pohon-pohon disekeliling rumahya. Jadi saja selimut dan kopi adalah pilihan yang pas untuk mengarungi hari, dari sabtu ke minggu.

Pagi sekali ku terbangun. Masih dengan udara dingin yang menyergap. Sepak bola yang jadi sajian pengantar lelah masih jadi konsumsi setelah kuterbangun. Namun lokasi sedang tidak mendukung, jadilah menonton tim kegemaran harus dialihkan. Untunglah masih berteknologi jadi jalannya pertandingan masih bisa diikuti lewat linimasa kicau. Setelah sekian waktu menyimak hasil akhir diperoleh. Tiga poin bisa dibawa pulang tim kegemaran.

Kantuk masih menyangkut. Dingin masih merajut. Tidurpun kulanjutkan. Terang sudah datang suara ramai sudah menerjang. Kopi diseduh mi direbus. Usai sudah berkegiatan dalam ruang, kamipun meninggalkan rumah menuju Curug Sewu. Menghadiri pesta kaum musik keras. :D

Siang hampir datang, kawanpun segera beraksi. Kami menontonnya, mengambil gambar, mengabadikan dalam format digital. Lalu menit-menit terus berputar. Sorepun datang membawa hujan. Acara tetap berlangsung. Manusia-manusia dominan berkaus hitam masih di sekitaran panggung. Ada yang berteduh, ada yang tetap melaju dengan dansa-dansa yang khas.

Antusiasme yang menarik. Sayang kami tak bisa sampai ujung acara. Ada tujuan berikutnya yang ingin didatangi. Tak perlu menyalahkan cuaca. Hujan bukanlah halangan, kesiapan benar-benar sedang diuji.

Perjalanan pulang pun tak semudah menggunakan pelindung air hujan. Tapi bersyukur cakrawala masih mendengar, bumi masih mendukung. Tawa-tawa menghiasi. Lagu-lagu berkumandang, keluh-keluhpun.tenggelam. Kami pun tiba di rumah kontrakan dengan sisa-sisa tenaga yang terbawa pulang, Yang sedang dihabiskan untuk diperbaharui lagi. Di sini, di selatan, di lingkaran bulanan.

Terimakasih buat Sukorejo, buat cerita yang tercipta, Temanggung, Magelang, dan Bantul. Dan kawan-kawan semua.

Bantul, suara dengan pengeras, 17MAR13.

*zn
Anakwayang

One thought on “Di Penghujung Minggu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s