Tiba-tiba

Keping cakram Katalika-nya The Upstairs akhirnya mampir ke tangan juga. Dengan bantuan seorang kawan, Ilham namanya, dia memiliki kakak yang berbaik hati mau direpotkan untuk menukarkan sejumlah rupiah dengan Katalika di sebuah Store kenamaan di Solo. Jadilah Katalika (berasal dari kata sansekerta yang berarti tiba-tiba) itu tidak sertamerta tiba-tiba juga mampir ke genggaman. Terima kasih ya buat ilham dan kakaknya.

image
Katalika
image
Katalika

Sebagai pendengar awam. Bayanganku tentang The Upstairs juga masih awam. Maklum saja dua lagu membahana The Upstair yang kena kepadaku adalah Matraman yang legenda itu. Dan Terekam Tak Pernah Mati yang didaulat menjadi lagu sentimentil bagiku. Turut Gadis Gangster yang ku dengar di kompilasi soundtrack asli film Catatan Akhir Sekolah. Dan bayangan gerak dansa yang fenomenal berkenaan dengan lagu Disko Darurat. Haha. Akhiri racauan ini. Empat lagu tersebut modal awal kumendengarkan Katalika. Semoga bisa menang, minimal balik modal. Haha :D

Langsung saja menuju jantung. Lemparkan keping itu ke udara. Biar musiknya yang bicara. Bungkus Katalika di tangan. Suka. Lalu, keren. Itulah kata pertama yang keluar dan selanjutnya. Padu-padan foto dan desain bungkus ini terasa segar. Mungkin ingin menyegarkan ingatan kembali akan The Upstairs yang sempat didera badai “perpisahan”. Lupakan. Balik ke The Upstair lagi. Katalika saja.

Oh ya ini bukan ulasan. Ini hanya berbagi pengalaman dengar. Jadi, jika keluar dari konteks yang diinginkan pembaca. Tidaklah menjadi tanggungjawab penulis. Hahaha.

Album terdiri dari delapan lagu yang tercatat di bungkus album, yaitu Sekelebat Menghilang (lagu perdanan dan sudah sering tersiar) Layak Dikenang (berhasil mempengaruhi kepalaku, karena sering ku nyanyikan), Pergi Dikala Mimpi (musik, liriknya sialan! “oh kau pergi.. sebelum kita rampung mimpi..”), Menaralara (membayangkan di menara tersebut, sendiri, dan ngeriiii), Berbangga Sejenak (ah rindunya.. “perkenalkan kawanku.. Aliza, Marnin, dan Basma.. Kita biasa kumpul di taman.. Berbagi cerita langka..”), Rona Merah Tembaga (sedikit lirik, banyak musik, cas cas sangar), Selamat Datang di tubuh kami (belajar kimia, karena nama-nama zat kimia yang sering kita jumpai dalam keseharian, rancak!), Percakapan (sungguh pas, “tak berminat mata.. Dipejamkan..”)

Eh tunggu dulu itu pesta belum berakhir misteri lalu hadir, dan lagu kesekian, kesembilan harusnya tapi berhubung tidak dimasukkan dalam cover terserah diriku mau bilang lagu keberapa, secara urutan bisa saja ke sembilan. Tapi bisa juga ke pertama, mau-maunya diriku memutar lebih mana dulu. Hahahaha. Jadi jumlahnya ada sembilan lagu. Lagu itu adalah Matraman versi remix ala disco yang gemerlap. Haha. Seperti melempar ingatan lampau. Ya suara Jimi yang bukan jangkrik ini menjadi sering berulang. “Kan kukirim kan kan kan kan” begitu jadinya. Haha. Sedap betul.

Lagu Layak dikenang, berhasil nyantol di kepala, kerena sering kunyanyikan hahaha. “Kan ku beri ku kan memberinya siang.. Kan ku beri ku kan memberinya malam.. Yang berkesan.. layak dikenang..” walau sering keseleo dalam pengucapannya. =D

Siapakah The Upstairs sekarang? Ada Jimi Multhazam pegang vokal dan lirik juga. Ada Andre Idris pada gitar. Beni Adhiantoro pada drums, vokal tambahan dan produser Katalika juga. Khrisna Sukarya pada Keyboard dan Synthesizer. Pandu Fathoni pada bass, rave bass, dan vokal tambahan.

Kawan-kawan bisa bersapa dengan mereka di sini. Tumblr, twitter, Fb, dan Youtube.

Hai, Katalika, selamat datang ditubuhku.

Kamarhitam+ruang tengah. Ada Fuad Ilham Untung Uci dan suara Ngal dari Sumatera. 3/2/2013.

*zn
Anakwayang

3 thoughts on “Tiba-tiba

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s