Pasien

Silahkan berbaring.  Alat penjepit terpasang di pergelangan kedua tangan dan kakiku. Sebelumnya pergelanganku itu diseka dengan kapas yang diberi alkohol dan krim. Baru alat lebih kecil lagi berjumlah 6/7 ditempelkan di dadaku. Setelah dioperasikan alat itupun bekerja. Mengeluarkan kertas yang bergambar grafik. Denyut jantung yang terekam, tercetak di kertas itu. Waktu pun habis. Ruangan praktek akan diisi oleh kloter kedua.

Memulai pagi agak telat. Setengah jam berlalu. alarm sudah berbunyi lebih dulu. Pukul 5. lekas berserah dan membersikan rumah. Dari kamar, ruang bersama, hingga kotak pasir milik Cimeng. Setelah olahrga dalam ruangan usai. Ku nyalakan pemanas air. Kopi hitam pelaut siap seduh, waktunya mengarungi pagi bersama kopi dengan lagu-lagu dari Franky dan Jane, larut dibuatnya pagi ini.

Jam gantung menunjukkan sebentar lagi pukul 8. Saatnya bergegas ke kamar kecil. Untuk bikin segar dan menunda kantuk.

Kudabesi pun kupacu. Mengarungi jalan yang agak basah karena agak gerimis. Selang beberapa waktu. Tibalah di tempat yang dijanjikan.

Adik dari temanku sudah menunggu. Dia mengatakan bahwa waktu gilirannya masih lama. Diberitahunya aku bahwa nanti pada saatnya. Segala sesuatu yang mempunyai unsur logam harus dilepaskan. Baiklah.

Menunggu, waktunya membaca buku. Beruntung Bekisar Merah turut dalam tas. Jadi menunggu bukan lagi jadi musuh. Aku berkawan dengannya.

Setelah masuk dalam cerita. Gilirannya datang. Dan aku pun masuk ke dalam ruang simulasi praktek. Ada penilai dan asistennya. Aku pun berbaring. Standar operasi dijalankan. Kabel-kabel semacam tak bersahabat. Rasanya 7 menit begitu cepat berlalu. Waktu habis penilai bilang. Dan kertas cetak pun berhenti. Usai. Jadi pasien-pasienannya usai.

Pulang, sebelum pulakg dibekali dengan bungkusan. Coklat, biskuit, dan minuman enak. Dari bungkusan itulah aku dan teman-teman jadi senang. Semacam perbaikan citarasa pada lidah yang sabanhari ketemu gorengan. :D

Kamarhitam_januari9
anakwayang

4 thoughts on “Pasien

    1. Untuk pembacaan grafik kurang tahu. hanya praktek bagaimana menggunakan elektrokardiograf. Km bisa baca grafiknya? Aku masih simpan kertasnya. Mudah2an normal. Hehe. :D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s