Sajak Harian

berjalanku di bibir gelas yang masih hangat

aroma kopi kental berusaha menyengat

menerbangkan ingatan akan genggaman yang erat

 

pagi hingga siang tadi hujan menari-nari

malam ini bintang-bintang berseri

di tubuh kursi, ku baringkan huruf-huruf bernyanyi

semilir suara teriak-teriak musik menemani

berbisik ku ucapkan namanu, dari hati

 

kamu, yang tersenyum manja menatapku

diam ditegur waktu

kamu, yang tidak senang dengan caraku bersenang

kata ditendang ragu

kamu, yang bernyanyi di kala sunyi

irama bersenandung sepi

adalah 

sekarang ini bukan ingin hati menggangu

hanya maksud mengalirkan tebalnya rindu

 

kamarhitam_20/12/2012

anakwayang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s