Doa dan Hentikan!

Oh. Tidak!

Doa kita hanya sekalimat: “Ya Allah, makhlukMu yang asfa-la safilin, tolong jangan izinkan punya kekuasaan dan meme-gang senjata. Amin.” Itulah kalimat pada paragraf terakhir tulisan Cak Nun di Kolom Sahan buletin Mocopat Syafa’at.

Merasa pas doa itu, setelah saya membaca tautan dari seorang teman di jejaring sosial berwarna biru tentang kronologi penyerangan tentara terhadap petani di Kebumen. Sungguh disayangkan mengapa bisa-bisanya tentara itu menyerang warga dan parahnya ada yang menembakan peluru tajam. 6 orang dari pihak masyarakat terkena tembak, dan ada juga yang terkena pukulan dengan popor senapan. Total korban dari tulisan saya baca ada 10 korban.

Begitu terancamkah nyawa mereka (tentara) oleh warga yang notabene petani tak bersenjata secanggih dan mematikan seperti mereka para tentara. Apakah mereka menganggap warga seperti musuh berbahaya yang harus dilumpuhkan dengan senjata, ataukah memang hal-hal tersebut sudah menjadi tipikal/hobi semua militer dibelahan dunia ini?

Dan kembali ku membaca, doa kita hanya sekalimat: “Ya Allah, makhlukMu yang asfa-la safilin, tolong jangan izinkan punya kekuasaan dan meme-gang senjata. Amin.”

Sebuah doa dengan iringan musik metal oi! dan semoga warga yang menjadi korban, cepat sehat.

Serasa berkuasa.. Secara paling kaya.. Karena kau punya senjata.

Arogansimu tinggi.. melanggar hak asasi.. demi kepentinganmu sendiri..

Hentikan kekerasan!

Hentikan kekejaman bersenjata!

Hentikan kekerasan bersenjata dari HITCOCK “mengalun kacau” merasuki mata, telinga dan alam pikiran. :)

Hentikan kekerasan bersenjata! \m/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s