Kereta Tut Tut Butut

Lantunan nada dan suara dari group musik pink floyd terasa begitu nyaman dengan isi kepala ini. setelah berkubang dengan susu, akhirnya muaklah sudah nafsu membara dikepala. ingin segera menumpahkannya dalam beberapa rangkai paragraf yang tak lebih berguna jika dibakar dengan api yang berasal dari hati. :D

St. Lempuyangan

Kemarin, ya kemarinnya kemarin dan kemarinya lagi dan lagi-lagi kemarin dulu, tepatnya tanggal 25 feb, 2 hari sebelum bulan ke 2 itu berganti. Jogja yang sudah terbiasa dan atau mungkin lelah dengan cuaca yang basah. Sore itu selepas maghrib, sehabis berpesta sepeda di jalanan kota, pesta yang diadakan setiap 1 bulan sekali itu. Bersama seorang kawan bike, dan sejuta kawan sepeda yang lainnya, kami berkumpul lalu bercerai.  seperti halnya hujan malam itu, serasa mengejar waktu saya berpulang ke rumah berganti pakaian dan juga berpamitan dengan saudara serumah. say berniat pulang ke kota dimana ibu dan saudara saya tinggal. Kereta api jadi favorit saya.

Mari berbicara tentang kereta dan bukan sepeda. Kereta, angkutan transportasi massal yang banyak penggemarnya, baik disaat hari  biasa maupun hari luar biasa yang lebih lekat dibilang hari libur. Kereta kelas kambing, kelas 3, kereta kelas ekonomi, entah mengapa mereka menybut kelas ekonomi, apakah yang naik adalah para kambing, atau manusia kelas 3. Ah bualan buatan itu. Itu kereta butut namanya.

Kereta itu yang datangnya dari surabaya, ia bertujuan ke jakarta, tepat di stasiun jakarta-kota ia berhenti dan istirahat disana, kemudian berjalan lagi menuju surabaya, kereta yang mereka namakan Gaya Baru Malam, kereta yang benar-benar Baru dan Gaya pada malam-malam.

Kereta itu melawan tradisi, ia tepat waktu. dan sialnya saya tepat waktu juga, tepat waktunya ketika kereta itu sudah jalan meninggalkan, tepat waktulah untuk berpetualang. Bandung Jakarta Nigth Train tut tut tut.

Tak ada niatan untuk menyambung perjalanan, apalagi menyambung kereta, niat saya hanya ingin sampai keesokan harinya. Sudahlah kupikir dan kutimbang :D, kubeli tiketnya yang seharga 4 mangkok bakso 6000-an dan segelas esteh seharga 2000, sebelumnya saya usir kawan yang mengantar saya melewati hujan yang manja. terima kasih kawan.

Sialnya kereta yang berawal dari kediri itu, tak seperti temannya Gaya Baru Malam, ia telat! itu sudah biasa. dalam batin saya, kenapa GBM tak bisa seperti kereta itu. Kereta yang bernama kehidupan dalam versi sunda kahuripan, mundkin karena tujuan akhirnya adalah padalarang yang jelas masih wilayah Jawa Bagian Barat atau disingkat Jawa Barat.

Persiapan telah lengkap, beberapa lembar koran dan sebungkus olahan tembakau tidak lupa alat pembakar. kereta itu penuh sesak! itulah kahuripan dan kawan-kawan. persiapan itu bukan tanpa alasan, ketika memang kereta yang sudah penuh pada awal keberangkatan/persinggahan sebelum lempuyangan. lembar koran itu menjadi berharga, menjadi alas duduk/tidur, menjadi bahan dagang para pengais rejeki 1000 saja. koran.. koran..persiapan seribu saja sewu sewu masnya? sewu mas.

Namun hujan teryata mengikuti kereta, ia tak memilih tinggal di jogja, ia menemani perjalanan, sehingga koran yang berharga itu pun rusak olehnya. Kereta itu masuk angin dan air dari sela-sela pintunya yang lelah.

Saya dan beberapa manusia sabar. berjubal dipengantar/sela-sela gerbong, pintu masuk kereta dan juga pintu masuk toilet kereta. Genangan air hujan sekan berlari ketika kereta berbelok, kanan ke kiri kiri ke kanan. Banjir tak hanya di kota, kereta pun bisa.

Kereta api tut tut tut sudah tak pas lagi. kereta diesel sel kesel sepertinya pas. Semenjak SD atau mungkin yang lebih lahir lebih awal. Kereta yang menjadi urat pertukaran uang dan orang itu tak lebih baik. Masih saja begitu, dengan keadaan yang begitu saja. bersambung ah.. :D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s