Kring.. Kring.. Bunyi Sepeda

Masihkah memori kalian para muda-mudi yang pernah kanak-kanak tentang sebuah lagi yang liriknya ini :

Kring-kring-kring ada sepeda
Sepedaku roda tiga
Kudapat dari ayah
karena rajin belajar

Tok-tok-tok ada sepatu
Sepatuku kulit lembu
Kudapat dari ibu
karena rajin membantu

Ya lirik lagu yang masih saya hafal telak dan ternyata setelah bermesin-pencari hafalan saya itu masih tidak bergeser. :D atau lirik lagu anak-anak lainnya bisa dilihat disini.

Namun nyatanya hafalan tersebut saat ini sudah tidak nyata, karena memang saya sudah berubah badan saya sudah tidak kecil lagi, sepeda yang dibelikan bapak dulu adalah beroda 4, normalnya 2 namun untuk pemula di kasih bonus 2 tepat di ban belakang, 1 kiri 1 kanan, tujuannya biar gak korengan alias gak jatuh atau celaka karena kehilangan kesadaran akan seimbang.

roda empat pulg and play

Memori saya masih ketika dulu tinggal di komplek tempat bapak bekerja. Lapangan bulutangkis itu jadi santapan saya berputar-putar riang.

Khatam 4 roda saya kehilangan 1 roda, sepertinya sebelah kanan roda plug and play itu disconected. karena seingat saya metode bermain sepeda dulu adalah berputar melawan arah jarum jam. :D

Lulus sudah akhirnya sepeda batu loncatan itu menemani, saya berpaling menggunakan 2 roda. sepeda sebenarnya. Dan saya mendapatkan sepeda sejenis bmx senangnya bukan kepalang, mulailah kaki tangan hingga kepala saya tercipta koreng-koreng bermotif abstrak realis. abstrak karena  bundar bukan, kotak bukan, realis karena nyata korengnya, nyata bekasnya, nyata sakitnya dan nyata malunya. :D

Tetapi lirik lagu diatas tidak sepenuhnya benar, misal kring kring, bukan ada  sepeda, karena sepeda saya tidak memakai bel sepeda, apalagi bel sekolahan. :D Roda tiga memang pernah saya rasakan, namun bukan yang pedalnya menyatu dengan ban depan. dan sepertinya tidak tepat saya dapatkan sepeda itu karena rajin belajar, dulu guru mengajarkan saya bahwa ada pepatah rajin pangkal pandai, bukan rajin pangkal dapet sepeda. Harusnya ku dapat nilai bagus karena rajin belajar dan pandai. :D

sepeda roda tiga

Dan masalah kulit lembu itu yang dibuat sepatu. seharusnya dipisah dari lagu itu “kring.. kring..” harusnya ada judul lagu juga “tok… tok…” lagu yang khusus membahas sepatu yang didapat karena rajin membantu ibu. :D

Namun ketika motor menggila dan mobil mengganas. kring-kring ada sepeda. terkadang akan dibalas dengan woi berisik! atau ada balasan klakson yang lebih saru tiiiiiiiiittt tiiiiiiitttttt minggir woi! ato balasan yang paling kejam adalah bunyi jeggger gublak srettttttttttt klutak ahhhhh. Ditabrak lah sepeda sama motor gara-gara sepeda kurang tengah jalannya alias sudah minggir masih diminta minggir, sudahlah saja kena tabrak. Kring kring ada tabrakan telepon rumah berbunyi mengantar kabar. :D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s