Eksploitasi Tak Kenal Nyata

Berbicara tentang penggunaan / pemanfatan berlebih dari seseorang/kelompok terhadap objek tertentu akan berbanding lurus dengan arti kata ekspoitasi. dan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia yang dimaksud dengan eksploitasi adalah pengusahaan; pendayagunaan atau pemanfaatan untuk keuntungan sendiri, penggisapan, pemerasan.

anggap saja begitu

Terucap semacam pernyataan hingga pertanyaan pikiran, bahwasanya dunia nyata dan tidak nyata yang sering diperbincangkan orang telah memasuki dalam ranah eksploitasi, mungkin kita sering dengar eksploitasi yang mengarah negatif terhadap hutan, kekayaan bumi, tenaga manusia (buruh kerja, buruh tumah tangga). Dan hebatnya dunia tak berasa pun sekarang sudah menjadi komoditas, objek yang bisa dieksploitasi oleh kalangan tertentu.

Ketika teman-teman sedang senang bercerita tentang sosok yang mereka suka sebut sebagai suggus (sebut saja begitu). terbesit oleh saya bahwa suggus dan kawan-kawan mungkin bisa saja merasa akan/telah dijadikan objek eksploitasi oleh makhluk yang mereka protes sebagai makluk yang sempurna.

Eksploitasi tersebut ramai di layar kaca maupun layar lebar hingga obrolan warung kopi, ketika perfilman indonesia sedang ramai dengan karya sineas yang berbau akan horor tidak jelas, menjamurlah semua rumah produksi menciptakan genre film yang menurut pendapat saya adalah film tak guna. hanya untuk keuntungan semu semata. dampak singkat hiburan yang berakibat fatal terhadap kemampuan mengolah rasa.

Sehingga begitu wajarlah ketika si suggus nampak protes terhadap manusia karena sikap keserakahan, mungkin di benak si sugus, ada tertanam kata-kata; lu asik gw santai lu usik gw santai :D. Secara dengan santainya  bergaya tangan menyilang di dada dia menanggapi mereka yang berpikir kalut bahkan terteror lalu terbirit-birit.

Entah si suggus tidak sengaja bersentuhan dengan yang bukan dunianya, atau sekedar gengsi, mereka bertaruh bukan selebritis saja yang bisa jadi bahan bicara, mereka pun bisa. atau mereka sudah jenuh melihat dunia hiburan yang telah melecehkan mereka sebagai lelucon yg nyata.

Manusia saja protes ketika eksploitasi menuju ke arah yang merugi, dan mungkin saja dunia yang nyata-nyata tidak nyata terlihat itu pun bisa melakukannya.

(“ampun giant,” kata nobita :D )

2 thoughts on “Eksploitasi Tak Kenal Nyata

  1. manusia yo kalo ngrasa terekploitasi lambat laun akan menampakkan juga, soal “suggus” rupannya masih jadi iming-iming takut dan malah diekplore lebih dengan banyaknya film ya, waduw ternyata malah manusia yang tak sadar toh keseragaman penampilan akan sama nantinya dengan “suggus” ketika liang lahat siap

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s