Kenapa harus 350 ribu rupiah???

perdebatan di pos tadi menyisakan tanda tanya bagi orang asing itu. dia mulai bertanya. beruntung dia duduk dekat supir hardtop itu, kakinya yang merapat takut menghalangi panel gigi hardtop tersebut. dimulai dengan pertanyaan. (berusaha mengingat). Kira-kira kami bakal sampai pasa sunrise tidak, lalu jawabnya mungkin mas kita liat aja. biasanya yang mau naik sudah berangkat jam 0330-0400 karena sunrise biasanya 0430 tapi ini mendung.

sudah berapa lama ada peraturan yang mengharuskan kita/pengunjung yang mereka namai pananjakan membayar 350 dan kenapa?

“ya mulai 1 april itu, karena kenapa, karena yang punya hardtop disini banyak”, daerah yang di indonesia di jawa dikenal dengan pasuruan tepat di kabupaten, dengan nama desa wonokriti *sepertinya*. lalu biar masyarakat dapat menikmatinya, menikmati hasil dari keindahan desa mereka, yang biasa dinikmati oleh hotel dan juga penyelenggara wisata, maupun travel. ini merupakan kebijakan dari paguyuban. dengan kesepakatan bersama.

memang di sini di desa ini  ada kurang lebih 110 hardtop. dengan begitu hardtop yang dimiliki mereka berdaya guna.

Dari fasilitas pendidikan dan kesehatan kata beliau juga sudah membaik, lebih bagus daripada dulu.

jalanan dari pos 2 pananjakan ke bromo itu jalannnya jelek banyak yang longsor dan berlubang.

pengalaman buruk adalah ketika fungsi wdnya tidak berfungsi dan menyebakan rem blong dan hardtop berhenti beroperasi.

hardtop bewarna hijau agak muda, denga kondisi interior bisa dibilang baik, rapi, stiker pasuruan jeep club terpampang di depan sisi kanan kaca bernomor 40.

giliran yang mendapat bagian penumpang.

350 rb untuk route ke penanjakan ke bromo pulang pergi.

ternyata yang pos sebenarnya adalah diatas lagi tepat di tikungan, pos sebnarnya dengan dataran parkir depan pura yang dapat memuat sekitar 50 lebih mobil kecil.

dan 350 ribu itu seharusnya tidak keluar. cukup hanya 300 rb.

kenapa

terjadi protest dari wisatawan asing asal india. merasa tidak puas denga pelayanan diberikan sempat terjadi cekcok. dan juga datangnya polisi akibat penyalahgunaan, ketidaktahuan dan ketidakpedulian mereka oknum yang menguntungkan mereka saja.

padahal menurut saya orang akan kembali kesini lagi, tempat ini, menjadi pertimbangan ketika biaya yang dikeluarkan itu sebanding dengan apa yang didpatkan.

namun bagi saya 350rb dengan kolektif bertujuh. sangat terbayar. dengan manja cuaca, keindahan pemandangan, kehebatan sang pencipta, kepedulian mereka yang peduli, momen yang tak mudah terulang, 350 rb itu terlihat pantas ketika mereka masyarakat disana dapat menikmatinya sebagaimana mestinya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s