Memulai Cerita dari Tanaman

Sudah beberapa kali mencoba untuk menulis di ruang ini, beberapa kali juga cerita-cerita tersebut masuk dalam kotak draft. Setelah memutuskan untuk membuat segar diri dengan mandi. Akhirnya dapat juga apa yang ingin diceritakan, tentang tanaman.

Ada sepetak teras. Di sana saya mulai mencoba menanam cabai, yang bibitnya boleh dapat dari menyemainya. Setelah tumbuh begitu banyak sampai saat ini belum juga -dari sekian tanaman cabai itu- berbuah.

Tanaman cabai termasuk ringkih, mereka berkali-kali terserang kutu putih. Hama tanaman yang menyebalkan dan bandel. Saya sudah mencoba menggunakan pestisida dari olahan bawang putih. Tetap saja kutu tersebut balik lagi dan lagi. Ingin rasanya menggunakan pestisida yang lain. Namun pertimbangannya adalah ramah tidaknya terhadap kucing-kucing.

Selain cabai. Ada juga tanaman bunga. Bunga matahari dan melati. Bunga matahari yang saya dapatkan di PASTY dengan harga 15.000. Kini sudah mulai mekar bunganya. Sedangkan bunga melati yang berharga sama sudah beberapa kali berbunga meski tak banyak.

Tanaman buah tinggal jeruk entah jenis apa. Sirsak boleh dapat karena merupakan suvenir pernikahan kawan kantor.

Tanaman hias ada lidah mertua. Ada banyak lidah buaya. Ada rumput jepang yang saya tanam menggunakan media nampan plastik dan dirijen bekas, rumput-rumput tersebut untuk konsumsi kucing, karena kucing butuh rumput. Ada Spider Plant yang katanya juga disukai kucing selain spider plant adalah sekian banyak tanaman yang telah diteliti NASA kehandalannya dalam menjernihkan udara.

Terakhir, tanaman yang bergabung adalah sirih gading mendapatnya di PASTY. Rencananya tanaman ini akan saya pindahkan ke dalam botol-botol kaca berisi air, kemudia meletakkannya di dalam ruangan. Sebagai penjernih udara.

Segitu dulu, kapan-kapan dilanjut lagi cerita tentang tanamannya.

Memasang Piranti Lunak Nirkabel Broadcom BCM43142 di Fedora 25

screenshot-from-2017-01-11-01-35-09
Cek Perangkat Nirkabel Melalui Terminal

Saya akan mencicipinya melalui Flashdisk LiveUSB terlebih dahulu sebelum melakukan instalasi sistem operasi (so) Linux distro apapun. Pada so Fedora 25 LiveUSB saya menemukan fungsi nirkabel laptop tidak berjalan. Untuk berinternet saya membutuhkan koneksi melalui kabel. Ini merupakan tanda jika instalasi Fedora25 selesai, maka langkah yang perlu diambil setelah melakukan pembaruan adalah menginstal piranti lunak (driver) nirkabelnya.

Melakukan pembaruan dengan terminal ketik perintah.

# dnf install update

Untuk memastikan kembali perangkat nirkabel, eksekusi perintah.

# lspci | grep Broadcom
 ..
 ..
 02:00.0 Network controller: Broadcom Limited BCM43142 802.11b/g/n (rev 01)
 ..

Instal RPM Fusion Repositories.

# su -c 'dnf install https://download1.rpmfusion.org/free/fedora/rpmfusion-free-release-$(rpm -E %fedora).noarch.rpm https://download1.rpmfusion.org/nonfree/fedora/rpmfusion-nonfree-release-$(rpm -E %fedora).noarch.rpm

Instal kernel dev dan modul nirkabel.

# dnf install kernel-devel-$(uname -r) akmod-wl

Nyalakan-ulang servis perangkat nirkabel.

# systemctl restart NetworkManager

Jika berhasil, maka fungsi nirkabel bisa dinikmati. Kalau belum, maka langkah berikutnya adalah memuat modulnya.

# modprobe wl

Misal keluar peringatan error, abaikan. Mari eksekusi perintah berikutnya.

# akmods --force

Setelah itu ulangi pemanggilan modul nirkabel.

# modprobe wl

Jika tak ada peringatan error, maka pemanggilan modul berhasil. Sekarang nyalakan-ulang servis NetworkManager.

# systemctl restart NetworkManager

Ikon wifi akan tampil dan fungsi nirkabel berjalan. Selamat berinternet menggunakan nirkabel.

Penyegaran dengan Fedora 25

screenshot-from-2017-01-09-00-39-43
Gambar latar @ Fedora 25

Rencana untuk melakukan penyegaran laptop akhirnya terwujud. 5 hari yang lalu saya memasang sistem operasi “Fedora 25” di laptop menggantikan Ubuntu 14.04. Penyegaran ini terasa berbeda karena Fedora menggunakan basis Red Hat–Ubuntu berbasis Debian. Misalnya daftar perintah untuk instalasi melalui terminal, di Ubuntu menggunakan apt-get install xxxx, maka di Fedora menggunakan dnf install xxxx.

Petualangan bermula saat perangkat nirkabel BCM43142 di laptop tidak terdeteksi otomatis (bagaimana memasangnya piranti lunak BCM43142? Baca di sini). Saya membutuhkan koneksi kabel  untuk pemasangan piranti lunak nirkabelnya.

Fedora 25 menggunakan desktop environment (de) GNOME Shell 3.22 yang sampai sekarang saya rasa nyaman, ringan. De ini bukan hal yang baru karena pernah saya coba pasang di Ubuntu terdahulu (di Ubuntu saya menggunakan Classic-GNOME menggantikan GNOME-Unity bawaan, saya juga mencicipi  Cinnamon, MATE, XFCE, KDE, LXDE).

Apa saja yang paket aplikasi yang menyertai di Fedora 25? Aplikasi perkantoran menggunakan LibreOffice 5.2. Akses dan kelola berkas menggunakan Files, Pemutar musik Rhythmbox dan video Videos–saya menambahkan VLC. Peramban menggunakan Firefox–saya tambahkan Chromium. Pengelola Surel menggunakan Evolution–saya pasang juga Thunderbird. Untuk aplikasi File Tansfer Protocol (FTP) saya pasang FileZilla. Menyalin data dari dan ke cakram padat, saya memasang Brasero.

Fedora 25 terasa segar.

Tiga Langkah Setelah Instalasi Ubuntu

Jadi beberapa hari ini melakukan perbaikan alat kerja teman-teman di Selatan yakni instalasi ulang  komputer mereka yang terpasang sistem operasi Ubuntu. Dalam melakukan instalasi Ubuntu (OS Sumber terbuka lainnya) ada empat pembagian partisi yang sering saya gunakan.

  • swap (primary) 2x RAM
  • /boot (primary) 500MB, ext4
  • / root ini logical minimal 4GB, ext4
  • dan sisanya bisa dijadikan partisi penyimpanan tetap dengan ekstensi EXT4 maupun NTFS

Setelah instalasi rampung dianjurkan untuk melakukan update melalui terminal dengan mengetikkan:

sudo apt-get update

sudo apt-get upgrade (opsional).

Kalau koneksi terbatas yang diupdate cuma firefox dan thunderbird saja melalui software updater.

Setelah itu dilanjut dengan menginstall aplikasi pendukung utama lainnya yang tidak termasuk dalam paketan Ubuntu.

Audio-video player
Pemutar audio ubuntu menyertakan rhythmbox dan pemutar video menyertakan Videos
Kalau saya rasanya perlu memasang vlc (soal selera saja sebenarnya). untuk instalasi VLC cukup mengetikkan:

sudo apt-get install vlc

Ekstensi media pendukung

ketikkan:

sudo apt-get install ubuntu-restricted-extras

Opsional – Pengolah gambar berbasis pixel

sudo apt-get install gimp

Opsional – Pengolah gambar berbasis vektor

sudo apt-get install inkscape

Opsional – Untuk  remote melalui jalur ssh

sudo apt-get install openssh-server openssh-client

Jadi sebenarnya ntuk teman-teman yang alat kerjanya untuk penggunaan perkantoran standar, hanya ada tiga langkah setelah instalasi. update, vlc, dan ubuntu-restricted-extras.

Sekian. Segitu dulu mula menulisnya. :D

Panggil;

Panggil;

Sudah lama aku tak melihatnya. Mungkin sudah ribuan kata lamanya. Ia yang selalu hadir dengan warna jingganya. Menggelayut di cakrawala bersama gores-gores awan. Di berbagai kesempatan ketika waktu begitu rumit dan hari begitu pelit. Sekedar untuk melangkahkan kaki menuju lantai dua dan menyambutnya adalah hal yang nihil. Padahal dulu kami selalu merayakannya berdua, bertiga, berlima, dan berdiri sendiri.

Sudah lama juga aku tak menyebut namanya. Dalam rangkaian kata-kata yang kususun. Bukannya aku lupa, hanya saja ada yang menarikku ke dalam dan payahnya aku tak mampu untuk melawannya. Aku biarkan ia mulai merasuk dalam kepala jemariku, masuk ke dalam mata telingaku. dan akhirnya hari ini aku bisa menentramkan itu semua. Setelah sepi mengurasku habis.

Sekarang sudah kusiapkan sebuah mantra untuk mengundangnya. Dalam lamunan dan aksara. Dalam ingatan dan ketakutan. Mantra yang akan men-jingga-kan semua langit-langit ruangku. Men-jingga-kan semua langit-langit tamanku. Membuatku terbang bersama pekat alunan musik tanpa vokal, dan menari-nari bersama ketukkan janggal Sang Skenario.

Sudah lama aku tak melihatnya, namun kini aku memanggilnya.

jogja 15/05
anakwayang

Malam;

Malam;

Lekaslah datang malam. Aku sedang tak pas dengan pagi menjelang sore. tak lagi ku sapa senja yang jingga. Dialah malam yang selalu membawaku ke tempat yang ku inginkan. Mendengar suaranya adalah cara untuk menerima keriuhan. Mendengar cerita-cerita adalah membuang kekhawatiran. Dan aku tak pernah tahu sampai kapan, ini akan terjadi.

Siang menjelang sore, ketika riuh manusia sedang menunjukkan siapa dirinya, merebut panggung di berbagai media; dari kertas, elektronik hingga dalam genggaman. Mereka tak sempat lagi menikmati pedasnya sambal nasi padang yang mulai terasa main-main. Mereka tak mempertanyakan kenapa soto lebih banyak kuahnya ketimbang isinya, atau mereka sudah tidak lagi mengantuk setelah menyantap makan siang.

Cemas yang diaduk dalam secangkir kopi, atau mungkin bercangkir-cangkir kopi, itupun terasa ketika malam sudah meninggi. Dengan hanya melihat raganya ada di sampingku. Kurasakan malam yang sedang. Meski yang terjadi adalah aku tak terlalu peduli apa yang sedang terpikirkan, tapi yang terlakukan.

Benar-benar ku dengar apa yang terceritakan, terkeluhkan. Mari malam, latihlah telingaku hingga datang letih waktu.

Jogja, 14/05
anakwayang